Teks Foto: Proses pencarian korban hilang di Siau.
Linktodaynews.id - Sulawesi Utara
Banjir bandang menggerus perkampungan warga di Kelurahan Bahu, Lindongan III, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (sitaro), Sulawesi Utara (Sulut). Akibatnya 6 orang dilaporkan meninggal dunia.
"Selain korban jiwa, beberapa rumah hilang, warga yang belum ditemukan serta warga mengalami luka-luka," kata Bupati Cinthya Ingrid Kalangit melalui Kabag Prokopim Deddy Passandaran, Senin (5/1/2025).
Deddy mengatakan, sebanyak 6 korban jiwa itu, antara lain Ratmon Bangsa, Fardelin Tamalonggehe, Yance Tamalonggehe, Lorensi Bawolce, Yoan Bangsa, dan Santi Diamanis.
Selanjutnya warga yang masih dinyatakan hilang yaitu Swinggli Dalending, Adris Pianaung, Leon Pianaung, dan Kairi Kansil (bayi).
Sementara yang korban mengalami luka-luka yaitu Dhea Pinamagun, Marlis Sangili, Onal Kansil dan Abo Pandaeng.
Untuk sementara waktu, warga yang ada di Lingkungan lll dan Lingkungan lV mengungsi ke Kantor Kelurahan Bahu dan akan dipindahkan ke Museum Kelurahan Tarorane, Kecamatan Siau Timur.
"Data sementara warga pengungsi sebanyak 35 kepala keluarga, 108 jiwa," ujar Deddy.
Hujan deras menyebabkan banjir bandang pada Senin dini hari pukul 02.30 Wita.
Selain menyebabkan lima rumah hilang, banjir bandang juga menutupi akses jalan antara Kelurahan Bahu dan Pangirolong, Kecamatan Siau Timur dan Siau Timur Selatan. (*)
Banjir bandang menggerus perkampungan warga di Kelurahan Bahu, Lindongan III, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (sitaro), Sulawesi Utara (Sulut). Akibatnya 6 orang dilaporkan meninggal dunia.
"Selain korban jiwa, beberapa rumah hilang, warga yang belum ditemukan serta warga mengalami luka-luka," kata Bupati Cinthya Ingrid Kalangit melalui Kabag Prokopim Deddy Passandaran, Senin (5/1/2025).
Deddy mengatakan, sebanyak 6 korban jiwa itu, antara lain Ratmon Bangsa, Fardelin Tamalonggehe, Yance Tamalonggehe, Lorensi Bawolce, Yoan Bangsa, dan Santi Diamanis.
Selanjutnya warga yang masih dinyatakan hilang yaitu Swinggli Dalending, Adris Pianaung, Leon Pianaung, dan Kairi Kansil (bayi).
Sementara yang korban mengalami luka-luka yaitu Dhea Pinamagun, Marlis Sangili, Onal Kansil dan Abo Pandaeng.
Untuk sementara waktu, warga yang ada di Lingkungan lll dan Lingkungan lV mengungsi ke Kantor Kelurahan Bahu dan akan dipindahkan ke Museum Kelurahan Tarorane, Kecamatan Siau Timur.
"Data sementara warga pengungsi sebanyak 35 kepala keluarga, 108 jiwa," ujar Deddy.
Hujan deras menyebabkan banjir bandang pada Senin dini hari pukul 02.30 Wita.
Selain menyebabkan lima rumah hilang, banjir bandang juga menutupi akses jalan antara Kelurahan Bahu dan Pangirolong, Kecamatan Siau Timur dan Siau Timur Selatan. (*)