Teks Foto: Kantor Lapas Kelas I Medan.
Linktodaynews.id - Medan
Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan kembali menjadi sorotan karena Penipuan Online Alias Lodes kian marak di dalam Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan, Seorang WBP bernama Dian China diduga keras sebagai bos pengendali penipuan Online alias Lodes.
Kuat Dugaan, KPLP Lapas Tanjung Gusta, Rinaldo adera noah Tarigan, A.Md.IP, S.H.,M.H., memberikan tempat khusus untuk Dian China dan kelompoknya.
Dari blok T3 kamar C24 Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan, Dian bersama dengan para WBP Lainnya melakukan aksi tipu-tipu dengan modus Asiong atau yang bisa disebut Segitiga Trigle.
Dugaan penipuan online tersebut di ketahui melalui salah seorang sumber berinisial M yang juga merupakan salah satu WBP didalam Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan.
Menurut sumber aksi tipu-tipu tersebut sudah berlangsung lama dan diketahui para petugas Sipil dan staf -staf KPLP Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan.
Dian yang dikenal cukup royal kepada pegawai tidak segan-segan memberikan upeti atau yang biasa disebut uang kamar dan tutup mata dalam jumlah besar hingga puluhan juta per minggu.
"Dian China kasih Setoran Untuk Pegawai Lapas bernilai puluhan juta dan Dibayar per Minggu," Ujar Sumber, Minggu 8 Maret 2026.
Selain lodes dian china juga di duga sebagai pemasok narkoba jenis sabu untuk dikonsumsi para pekerja lodes, menurut sumber omset hasil penipuan online dian china berkisar ratusan juta per minggu bahkan miliaran.
Dian china kerap kali bermasalah hingga telah terjadi beberapa kali pemindahan mulai dari kasus pemukulan sesama napi di lapas lubuk pakam dan dipindah ke lapas kelas 2A Pematangsiantar dan kemudian di pindahan ke lapas narkotika raya dan akhirnya dipindah ke Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan.
Menurut salah seorang petinggi kanwil dirjen pas sumut dian china sudah di pansus kan
"Tapi kok bisa pake HP ya. Oke," Ucap petinggi kanwil dirjen pas sumut.
"Berarti masuk punya hp dia
Padahal sudah di Pansus dia dan di asingkan," Ujarnya.
Maraknya penggunan HP dan penipuan online dari balik Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan menjadi tanya besar kepada masyarakat betapa lemahnya peran kanwil dirjen pas sumut Yudi suseno dalam menjaga lingkungan permasyarakatan yang ada di sumut.
Harapan media kepada Menteri Imipas agus adrianto untuk segera menindak tegas dian china dan segera dilakukan pemindahan ke lapas yang lebih ketat sperti nusa Kambangan dan segera evaluasi kinerja kalapas dan kplp Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan terkait zero HP dan narkoba.
"Semenjak ada Pemberitaan Kemarin, Dian China Masuk Blok Rehab," Ungkap Sumber, Selasa (10/3/2026).
Oleh karena itu, Diminta agar Menteri Imipas mengambil langkah strategis dengan memindahkan WBP Bernama Dian China ke lapas dengan tingkat pengamanan maksimum dan super maksimum di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. (*)
Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan kembali menjadi sorotan karena Penipuan Online Alias Lodes kian marak di dalam Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan, Seorang WBP bernama Dian China diduga keras sebagai bos pengendali penipuan Online alias Lodes.
Kuat Dugaan, KPLP Lapas Tanjung Gusta, Rinaldo adera noah Tarigan, A.Md.IP, S.H.,M.H., memberikan tempat khusus untuk Dian China dan kelompoknya.
Dari blok T3 kamar C24 Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan, Dian bersama dengan para WBP Lainnya melakukan aksi tipu-tipu dengan modus Asiong atau yang bisa disebut Segitiga Trigle.
Dugaan penipuan online tersebut di ketahui melalui salah seorang sumber berinisial M yang juga merupakan salah satu WBP didalam Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan.
Menurut sumber aksi tipu-tipu tersebut sudah berlangsung lama dan diketahui para petugas Sipil dan staf -staf KPLP Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan.
Dian yang dikenal cukup royal kepada pegawai tidak segan-segan memberikan upeti atau yang biasa disebut uang kamar dan tutup mata dalam jumlah besar hingga puluhan juta per minggu.
"Dian China kasih Setoran Untuk Pegawai Lapas bernilai puluhan juta dan Dibayar per Minggu," Ujar Sumber, Minggu 8 Maret 2026.
Selain lodes dian china juga di duga sebagai pemasok narkoba jenis sabu untuk dikonsumsi para pekerja lodes, menurut sumber omset hasil penipuan online dian china berkisar ratusan juta per minggu bahkan miliaran.
Dian china kerap kali bermasalah hingga telah terjadi beberapa kali pemindahan mulai dari kasus pemukulan sesama napi di lapas lubuk pakam dan dipindah ke lapas kelas 2A Pematangsiantar dan kemudian di pindahan ke lapas narkotika raya dan akhirnya dipindah ke Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan.
Menurut salah seorang petinggi kanwil dirjen pas sumut dian china sudah di pansus kan
"Tapi kok bisa pake HP ya. Oke," Ucap petinggi kanwil dirjen pas sumut.
"Berarti masuk punya hp dia
Padahal sudah di Pansus dia dan di asingkan," Ujarnya.
Maraknya penggunan HP dan penipuan online dari balik Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan menjadi tanya besar kepada masyarakat betapa lemahnya peran kanwil dirjen pas sumut Yudi suseno dalam menjaga lingkungan permasyarakatan yang ada di sumut.
Harapan media kepada Menteri Imipas agus adrianto untuk segera menindak tegas dian china dan segera dilakukan pemindahan ke lapas yang lebih ketat sperti nusa Kambangan dan segera evaluasi kinerja kalapas dan kplp Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan terkait zero HP dan narkoba.
"Semenjak ada Pemberitaan Kemarin, Dian China Masuk Blok Rehab," Ungkap Sumber, Selasa (10/3/2026).
Oleh karena itu, Diminta agar Menteri Imipas mengambil langkah strategis dengan memindahkan WBP Bernama Dian China ke lapas dengan tingkat pengamanan maksimum dan super maksimum di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. (*)