Teks Foto: Sirkuit MotoGP Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Linktodaynews.id - Jakarta
Mandalika memenuhi standar teknis dan keselamatan tertinggi untuk menggelar balap motor dunia, termasuk MotoGP 2025. Dengan status ini, Mandalika siap menggelar Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 pada 3-5 Oktober.
Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyatakan Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), sudah sepenuhnya siap untuk digunakan sebagai arena balap motor dunia MotoGP Indonesia 2025, yang dihelat pada 3-5 Oktober 2025. Direktur Utama PT MGPA Priandhi Satria menyebutkan, perwakilan Dorna dan FIM serta pembalap telah melakukan pemeriksaan lintasan atau track inspection sebelum MotoGP Indonesia digelar.
Priandhi Satria selaku pengelola Sirkuit Mandalika menyebutkan bahwa atap tribun telah semuanya terpasang di sirkuit yang telah menjalani debut sebagai lintasan MotoGP pada 2022 tersebut.
"Tahun ini grandstand atau tribunnya sudah sampai J yang ada atapnya, insyaallah tahun depan semuanya akan ditambahkan sehingga setiap tribun sudah ada penutupnya," kata Priandhi Satria. (*)
Mandalika memenuhi standar teknis dan keselamatan tertinggi untuk menggelar balap motor dunia, termasuk MotoGP 2025. Dengan status ini, Mandalika siap menggelar Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 pada 3-5 Oktober.
Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menyatakan Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), sudah sepenuhnya siap untuk digunakan sebagai arena balap motor dunia MotoGP Indonesia 2025, yang dihelat pada 3-5 Oktober 2025. Direktur Utama PT MGPA Priandhi Satria menyebutkan, perwakilan Dorna dan FIM serta pembalap telah melakukan pemeriksaan lintasan atau track inspection sebelum MotoGP Indonesia digelar.
Priandhi Satria selaku pengelola Sirkuit Mandalika menyebutkan bahwa atap tribun telah semuanya terpasang di sirkuit yang telah menjalani debut sebagai lintasan MotoGP pada 2022 tersebut.
"Tahun ini grandstand atau tribunnya sudah sampai J yang ada atapnya, insyaallah tahun depan semuanya akan ditambahkan sehingga setiap tribun sudah ada penutupnya," kata Priandhi Satria. (*)