Seorang Sopir Ditangkap Polisi, Curi Dollar dan Emas Majikan untuk Beli Mesin Kopi hingga Motor Trail

Teks Foto: MT (26) dengan tangan terborgol diinterogasi polisi usai ditangkaP, Kamis (15/1/2025).

Linktodaynews.id - Sulawesi

Kepercayaan yang diberikan justru dibalas pengkhianatan. Seorang pemuda bernama MT (26) ditangkap polisi setelah diduga membawa kabur emas dan uang dolar milik majikannya sendiri di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Ironisnya, MT bukan orang asing. Ia sehari-hari bekerja sebagai sopir keluarga, tepatnya sopir ipar korban. Tak main-main, jumlah kerugian sang majikan diperkirakan mencapai Rp 200 juta.

Kasus ini mencuat setelah korban berniat mengambil barang dari dalam koper yang disimpan di rumahnya di Jalan Tirta Nusantara, Makassar. Namun, koper tersebut justru ditemukan sudah terbuka dan dalam kondisi kosong.

Perhiasan hingga sejumlah barang berharga raib tanpa jejak. Korban pun segera melapor ke Polsek Panakkukang.

"Korban awalnya hendak mengambil barang di dalam koper, tapi ternyata koper sudah terbuka dan isinya hilang," kata Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Nasrullah, Jumat (16/1/2026).

Polisi melakukan penelusuran rekaman CCTV dan penyelidikan lapangan. Hasilnya, sosok sopir keluarga pun diduga kuat sebagai pelaku.

"Dari pendalaman bukti, kami simpulkan yang mengambil barang-barang tersebut adalah sopir keluarga yang tinggal di rumah itu, yakni sopir ipar korban," ungkap Nasrullah.

Tak lama berselang, MT akhirnya memilih datang sendiri ke Polsek Panakkukang untuk menyerahkan diri.

Polisi kemudian mengungkap, barang-barang yang dicuri tak lagi utuh. Emas batangan dan dolar Amerika Serikat tersebut telah dijual oleh pelaku. Total emas yang digondol mencapai 74 gram emas Antam.

"Emas dan dollarnya sudah dijual. Emasnya sekitar 74 gram, kerugian korban kurang lebih Rp 200 juta," beber Nasrullah.

Uang hasil penjualan itu pun tak bertahan lama. Pelaku menggunakannya untuk membeli satu unit sepeda motor serta dua mesin kopi espresso dan mesin high coffee, lengkap beserta gelasnya. Seluruhnya kini telah diamankan sebagai barang bukti.

Menurut polisi, aksi pencurian itu dilakukan pelaku seorang diri dengan memanfaatkan situasi rumah yang sedang kosong.

"Pelaku melihat ada kesempatan karena rumah dalam keadaan tidak berpenghuni, lalu memanfaatkannya untuk mengambil barang-barang," pungkas Nasrullah. (*)