Sungai Meluap di Langkat, Kecamatan Besitang dan Brandan Terendam Banjir

Teks Foto: Air yang meluap hingga menggenangi badan jalan lintas sumatera utara.

Linktodaynews.id - Langkat

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, beberapa hari ini membuat beberapa wilayah mulai terendam banjir. 

Informasi yang dihimpun wartawan, seperti wilayah Kecamatan Tanjung Pura, Gebang, Babalan, Brandan Barat, Pangkalan Susu, dan Besitang, pada Rabu (26/11/2025) mulai terendam banjir. 

Kecamatan Besitang dan Brandan Barat saat ini menjadi wilayah terparah yang terendam banjir. 

Sedangkan itu, banjir ini diakibatkan meluapnya Sungai Tualang. 

Bahkan akibat banjir tersebut, Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan-Aceh juga terendam. 

Namun hingga sampai saat ini, belum ada data resmi dari Pemerintah Kabupaten Langkat, berapa jumlah total rumah masyarakat yang terendam banjir. 

"Saat ini semua tim termasuk BPBD, masih bekerja dilapangan untuk mendata masyarakat yang terdampak. Pasti akan segera kami sampaikan," ujar Kepala Diskominfo Langkat, Wahyudiharto. 

Sementara itu, lima desa di Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat terendam banjir. 

Lima desa tersebut yakni Desa Lubuk Kasih, Desa Sei Tualang, Pangkalan Batu dan Kelurahan Tangkahan Durian, serta Kelurahan Brandan Timur.

Camat Brandan Barat, Fathan Nur menyatakan, selain akibat hujan yang terjadi selama tiga hari berturut-turut, banjir juga disebabkan oleh meluapnya air sungai Tualang.

"Banjir paling parah terjadi di Desa Sei Tualang. Dari laporan perangkat desanya, tiga rumah hanyut tersapu banjir. Dua rumah di Dusun I dan satu rumah di Dusun 4," ujar Fathan Nur.

Untuk Desa Sei Tualang ketinggian air banjir mencapai satu meter lebih dan arus banjir yang deras.

"Kami pun tak bisa masuk ke desa tersebut, karena akses jalan ke desa itu terendam banjir satu meter lebih," kata Fathan.

Menurut Fathan, sejumlah warganya telah mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. (*)