Mobil Truk Tabrak Hewan dilindungi
Linktodaynews.id - Kalimantan
Seekor beruang madu tertabrak truk saat menyeberang jalan di Tanjung Redeb, Berau, Kalimantan Timur.
Kejadian tragis yang terekam kamera ini menjadi viral di media sosial dan memicu gelombang kemarahan netizen.
Beruang madu dikenal sebagai satwa dilindungi yang populasinya terus menyusut akibat deforestasi dan alih fungsi hutan di Pulau Kalimantan, habitat alaminya.
Peristiwa ini kembali menyoroti lemahnya perlindungan terhadap satwa langka di Indonesia.
Video beruang madu tertabrak truk itu disebar di akun media sosial Instagram @aboutkaltim.
Insiden terjadi saat beruang madu menyeberang jalan. Secara tiba-tiba, truk yang dikemudikan sopir melintas.
Seperti dilihat dari video tersebut, terlihat suasana jalan dan kendaraan berat di lokasi kejadian.
Unggahan @about.kaltim telah ditonton ribuan kali dan menuai ratusan komentar dari warganet yang menyuarakan keprihatinan.
Pasca kejadian itu, banyak yang berharap agar pihak berwenang turun tangan mengusut insiden ini, serta memperkuat upaya perlindungan terhadap satwa langka Kalimantan.
“Sedih banget lihatnya, semoga segera ada tindakan agar kejadian kayak gini nggak terus terulang".
"Mkin hilang tempat tinggalny maknya bnyk hewan yg sering laulalang di jalan ksian mereka hrus dpt perhatian khusus dri pemerintah".
"Sungguh miris tahun demi tahun rumah mereka hutan hutan di babat untuk di jadikan tambang dan sawit".
Pasca kejadian itu, beruang madu berupaya bangun dan pergi dari lokasi tersebut.
Sebelumnya juga terjadi insiden yang menewaskan seekor gajah, peristiwa itu pun terjadi di Malaysia hingga videonya menyita perhatian publik di media sosial.
Menurut media lokal Sinar Harian, kecelakaan terjadi sekitar pukul 2 pagi di Jalan Raya Timur-Barat, melibatkan sebuah truk pengangkut ayam.
Yusoff Shariff, Direktur Departemen Perlindungan Satwa Liar dan Taman Nasional Perak (Perhilitan), mengatakan pihaknya menerima laporan insiden tersebut, sekitar pukul 3:30 pagi.
“Staf kami telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan operasi pemantauan dan berupaya mengevakuasi induk gajah guna dipindahkan ke wilayah yang lebih aman,” ujarnya.
Yusoff memperkirakan usia induk gajah tersebut antara 25 hingga 27 tahun, dengan berat sekitar 2,2 ton. (*)
Seekor beruang madu tertabrak truk saat menyeberang jalan di Tanjung Redeb, Berau, Kalimantan Timur.
Kejadian tragis yang terekam kamera ini menjadi viral di media sosial dan memicu gelombang kemarahan netizen.
Beruang madu dikenal sebagai satwa dilindungi yang populasinya terus menyusut akibat deforestasi dan alih fungsi hutan di Pulau Kalimantan, habitat alaminya.
Peristiwa ini kembali menyoroti lemahnya perlindungan terhadap satwa langka di Indonesia.
Video beruang madu tertabrak truk itu disebar di akun media sosial Instagram @aboutkaltim.
Insiden terjadi saat beruang madu menyeberang jalan. Secara tiba-tiba, truk yang dikemudikan sopir melintas.
Seperti dilihat dari video tersebut, terlihat suasana jalan dan kendaraan berat di lokasi kejadian.
Unggahan @about.kaltim telah ditonton ribuan kali dan menuai ratusan komentar dari warganet yang menyuarakan keprihatinan.
Pasca kejadian itu, banyak yang berharap agar pihak berwenang turun tangan mengusut insiden ini, serta memperkuat upaya perlindungan terhadap satwa langka Kalimantan.
“Sedih banget lihatnya, semoga segera ada tindakan agar kejadian kayak gini nggak terus terulang".
"Mkin hilang tempat tinggalny maknya bnyk hewan yg sering laulalang di jalan ksian mereka hrus dpt perhatian khusus dri pemerintah".
"Sungguh miris tahun demi tahun rumah mereka hutan hutan di babat untuk di jadikan tambang dan sawit".
Pasca kejadian itu, beruang madu berupaya bangun dan pergi dari lokasi tersebut.
Sebelumnya juga terjadi insiden yang menewaskan seekor gajah, peristiwa itu pun terjadi di Malaysia hingga videonya menyita perhatian publik di media sosial.
Menurut media lokal Sinar Harian, kecelakaan terjadi sekitar pukul 2 pagi di Jalan Raya Timur-Barat, melibatkan sebuah truk pengangkut ayam.
Yusoff Shariff, Direktur Departemen Perlindungan Satwa Liar dan Taman Nasional Perak (Perhilitan), mengatakan pihaknya menerima laporan insiden tersebut, sekitar pukul 3:30 pagi.
“Staf kami telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan operasi pemantauan dan berupaya mengevakuasi induk gajah guna dipindahkan ke wilayah yang lebih aman,” ujarnya.
Yusoff memperkirakan usia induk gajah tersebut antara 25 hingga 27 tahun, dengan berat sekitar 2,2 ton. (*)