Selama Tahun 2025, Sebanyak 1.225 Orang Tewas Akibat Kecelakaan di Sumut

Teks Foto: Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan.

Linktodaynews.id - Medan

Sepanjang tahun 2025, Kepolisian Daerah Sumatera Utara mencatat sebanyak 4.903 kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah Sumut. Dari ribuan insiden tersebut, 1.225 orang dilaporkan meninggal dunia.

Meski demikian, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan menyebutkan bahwa tren kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Jumlah kecelakaan lalu lintas tahun 2025 mengalami penurunan sebesar 21,03 persen dibandingkan tahun 2024, dari 6.209 kejadian menjadi 4.903 kejadian,” ujar Whisnu dalam keterangan tertulisnya, Kamis (1/1/2026).

Seiring dengan menurunnya jumlah kecelakaan, angka korban juga mengalami penurunan di seluruh kategori. Korban meninggal dunia tercatat turun 28 persen, dari 1.723 orang pada tahun 2024 menjadi 1.225 orang pada tahun 2025.

Selain itu, jumlah korban luka berat juga menurun 24 persen, dari 1.908 orang pada 2024 menjadi 1.448 orang di 2025. Sementara korban luka ringan turun 19 persen, dari 6.987 orang menjadi 5.631 orang.

Tak hanya angka kecelakaan, jumlah pelanggaran lalu lintas yang berujung penilangan juga mengalami penurunan tajam. Sepanjang tahun 2025, tercatat 74.341 pelanggar dikenakan tilang, turun 44 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 133.551 pelanggar.

Menurut Whisnu, penurunan jumlah tilang ini diimbangi dengan peningkatan teguran yang bersifat edukatif sebagai bagian dari pendekatan humanis kepolisian.

“Penurunan ini diimbangi dengan peningkatan teguran yang bersifat edukatif, sebagai bagian dari pendekatan humanis kepolisian dalam membangun budaya tertib berlalu lintas,” jelasnya.

Kapolda menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh personel Polda Sumut beserta jajaran, serta tidak terlepas dari peran aktif masyarakat dalam mematuhi aturan berlalu lintas.

Ke depan, Polda Sumut berkomitmen terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan pendekatan humanis serta memaksimalkan pemanfaatan teknologi guna menciptakan lalu lintas yang aman dan berkeselamatan.

“Ke depan, Polda Sumut akan terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat, mengedepankan pendekatan humanis, serta memaksimalkan pemanfaatan teknologi guna mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di wilayah Sumatera Utara,” tutup Whisnu. (*)